Sampah Angkasa Makin Berbahaya

Jumlah sampah yang mengorbit Bumi dinilai bisa saling bertabrakan, yang pada gilirannya akan menambah jumlah pecahan sampah. Ini semua menambah risiko kerusakan pada pesawat-pesawat antariksa.

7 Pelajaran Dari Air

Air yang Kotor akan Terlihat Jernih saat Mengalir Deras

Tips Menghadapi SNMPTN

SNMPTN sudah dekat Sobat. Sudah siapkah kalian ??? Apa aja yang perlu kalian siapakan. Semua ada di sini.

Pengakuan dari Setan !!! Nyata !! (Video)

Mereka merupakan makhluk cerdas dengan berbagai tipu daya untuk menjerumuskan manusia pada kemaksiatan. Seperti apa cara mereka ???

Misteri dan Rahasia Adzan Shalat Subuh

"Ash shalaatu khairun minan naum" Jika kita terjemahkan, akan berarti "Sholat itu lebih baik daripada tidur". Tetapi coba perhatikan baik baik. Mengapa kalimat itu hanya dikumandangkan saat adzan subuh saja?

Selasa, 07 Agustus 2012

Kisah Seorang Yahudi yang Mengislamkan Jutaan Orang

Disuatu tempat di Prancis sekitar lima puluh tahun yang lalu, ada seorang berkebangsaan Turki berumur 50 tahun bernama Ibrahim. Ia adalah orangtua yang menjual makanan di
sebuah toko makanan. Toko tersebut terletak di sebuah apartemen di mana salah satu penghuninya adalah keluarga Yahudi yang memiliki seorang anak bernama “Jad” berumur 7 tahun.

Jad, si anak Yahudi Hampir setiap hari mendatangi toko tempat di mana Ibrahim bekerja untuk membeli kebutuhan rumah. Setiap kali hendak keluar dari toko –dan Ibrahim dianggapnya lengah– Jad selalu mengambil sepotong cokelat milik Ibrahim tanpa seizinnya.

Pada suatu hari usai belanja, Jad lupa tidak mengambil cokelat ketika mau keluar, kemudian tiba-tiba Ibrahim memanggilnya dan memberitahu kalau ia lupa mengambil sepotong cokelat sebagaimana kebiasaannya. Jad kaget, karena ia mengira bahwa Ibrahim tidak mengetahui apa yang ia lakukan selama ini. Ia pun segera meminta maaf dan takut jika saja Ibrahim melaporkan perbuatannya tersebut kepada orangtuanya.

“Tidak apa, yang penting kamu berjanji untuk tidak mengambil sesuatu tanpa izin, dan setiap saat kamu mau keluar dari sini, ambillah sepotong cokelat, itu adalah milikmu”, ujar Jad sebagai tanda persetujun.

Waktu berlalu, tahun pun berganti dan Ibrahim yang seorang Muslim kini menjadi layaknya seorang ayah dan teman akrab bagi Jad si anak Yahudi

Sudah menjadi kebiasaan Jad saat menghadapi masalah, ia selalu datang dan berkonsultasi kepada Ibrahim. Dan setiap kali Jad selesai bercerita, Ibrahim selalu mengambil sebuah buku dari laci, memberikannya kepada Jad dan kemudian menyuruhnya untuk membukanya secara acak. Setelah Jad membukanya, kemudian Ibrahim membaca dua lembar darinya, menutupnya dan mulai memberikan nasehat dan solusi dari permasalahan Jad.

Beberapa tahun pun berlalu dan begitulah hari-hari yang dilalui Jad bersama Ibrahim, seorang Muslim Turki yang tua dan tidak berpendidikan tinggi.

14 Tahun Berlalu

Jad kini telah menjadi seorang pemuda gagah dan berumur 24 tahun, sedangkan Ibrahim saat itu berumur 67 tahun.

Alkisah, Ibrahim akhirnya meninggal, namun sebelum wafat ia telah menyimpan sebuah kotak yang dititipkan kepada anak-anaknya di mana di dalam kotak tersebut ia letakkan sebuah buku yang selalu ia baca setiap kali Jad berkonsultasi kepadanya. Ibrahim berwasiat agar anak-anaknya nanti memberikan buku tersebut sebagai hadiah untuk Jad, seorang pemuda Yahudi.

Jad baru mengetahui wafatnya Ibrahim ketika putranya menyampaikan wasiat untuk memberikan sebuah kotak. Jad pun merasa tergoncang dan sangat bersedih dengan berita tersebut, karena Ibrahim-lah yang selama ini memberikan solusi dari semua permasalahannya, dan Ibrahim lah satu-satunya teman sejati baginya.

Hari-haripun berlalu, Setiap kali dirundung masalah, Jad selalu teringat Ibrahim. Kini ia hanya meninggalkan sebuah kotak. Kotak yang selalu ia buka, di dalamnya tersimpan sebuah buku yang dulu selalu dibaca Ibrahim setiap kali ia mendatanginya.

Jad lalu mencoba membuka lembaran-lembaran buku itu, akan tetapi kitab itu berisikan tulisan berbahasa Arab sedangkan ia tidak bisa membacanya. Kemudian ia pergi ke salah seorang temannya yang berkebangsaan Tunisia dan memintanya untuk membacakan dua lembar dari kitab tersebut. Persis sebagaimana kebiasaan Ibrahim dahulu yang selalu memintanya membuka lembaran kitab itu dengan acak saat ia datang berkonsultasi.

Teman Tunisia tersebut kemudian membacakan dan menerangkan makna dari dua lembar yang telah ia tunjukkan. Dan ternyata, apa yang dibaca oleh temannya itu, mengena persis ke dalam permasalahan yang dialami Jad kala itu. Lalu Jad bercerita mengenai permasalahan yang tengah menimpanya, Kemudian teman Tunisianya itu memberikan solusi kepadanya sesuai apa yang ia baca dari kitab tersebut.

Jad pun terhenyak kaget, kemudian dengan penuh rasa penasaran ini bertanya, “Buku apa ini?”

Ia menjawab, “Ini adalah Al-Qur’an, kitab sucinya orang Islam!”

Jad sedikit tak percaya, sekaligus merasa takjub,

Jad lalu kembali bertanya, “Bagaimana caranya menjadi seorang muslim?”

Temannya menjawab, “Mengucapkan syahadat dan mengikuti syariat!”

Setelah itu, dan tanpa ada rasa ragu, Jad lalu mengucapkan Syahadat, ia pun kini memeluk agama Islam!

Islamkan 6 juta orang

Kini Jad sudah menjadi seorang Muslim, kemudian ia mengganti namanya menjadi Jadullah Al-Qur’ani sebagai rasa takdzim atas kitab Al-Qur’an yang begitu istimewa dan mampu menjawab seluruh problema hidupnya selama ini. Dan sejak saat itulah ia memutuskan akan menghabiskan sisa hidupnya untuk mengabdi menyebarkan ajaran Al-Qur’an.

Mulailah Jadullah mempelajari Al-Qur’an serta memahami isinya, dilanjutkan dengan berdakwah di Eropa hingga berhasil mengislamkan enam ribu Yahudi dan Nasrani.

Suatu hari, Jadullah membuka lembaran-lembaran Al-Qur’an hadiah dari Ibrahim itu. Tiba-tiba ia mendapati sebuah lembaran bergambarkan peta dunia. Pada saat matanya tertuju pada gambar benua Afrika, nampak di atasnya tertera tanda tangan Ibrahim dan dibawah tanda tangan itu tertuliskan ayat. Iapun yakin bahwa ini adalah wasiat dari Ibrahim dan ia memutuskan untuk melaksanakannya.

Beberapa waktu kemudian Jadullah meninggalkan Eropa dan pergi berdakwah ke negara-negara Afrika yang di antaranya adalah Kenya, Sudan bagian selatan (yang mayoritas penduduknya adalah Nasrani), Uganda serta negara-negara sekitarnya. Jadullah berhasil mengislamkan lebih dari 6.000.000 (enam juta) orang dari suku Zulu, ini baru satu suku, belum dengan suku-suku lainnya.

Akhir Hayat Jadullah

Jadullah Al-Qur’ani, seorang Muslim sejati, da’i hakiki, menghabiskan umur 30 tahun sejak keislamannya untuk berdakwah di negara-negara Afrika yang gersang dan berhasil mengislamkan jutaan orang.

Jadullah wafat pada tahun 2003 yang sebelumnya sempat sakit. Kala itu beliau berumur 45 tahun, beliau wafat dalam masa-masa berdakwah.

Kisah pun belum selesai

Ibu Jadullah Al-Qur’ani adalah seorang wanita Yahudi yang fanatik, ia adalah wanita berpendidikan dan dosen di salah satu perguruan tinggi. Ibunya baru memeluk Islam pada tahun 2005, dua tahun sepeninggal Jadullah yaitu saat berumur 70 tahun.

Sang ibu bercerita bahwa –saat putranya masih hidup– ia menghabiskan waktu selama 30 tahun berusaha sekuat tenaga untuk mengembalikan putranya agar kembali menjadi Yahudi dengan berbagai macam cara, dengan segenap pengalaman, kemapanan ilmu dan kemampuannya, akan tetapi ia tidak dapat mempengaruhi putranya untuk kembali menjadi Yahudi. Sedangkan Ibrahim, seorang Muslim tua yang tidak berpendidikan tinggi, mampu melunakkan hatinya untuk memeluk Islam, hal ini tidak lain karena Islamlah satu-satunya agama yang benar.

Yang menjadi pertanyaannya, “Mengapa Jad si anak Yahudi memeluk Islam?”

Jadullah Al-Qur’ani bercerita bahwa Ibrahim yang ia kenal selama 17 tahun tidak pernah memanggilnya dengan kata-kata: “Hai orang kafir!” atau “Hai Yahudi!” bahkan Ibrahim tidak pernah untuk sekedar berucap: “Masuklah agama Islam!”

Bayangkan, selama 17 tahun Ibrahim tidak pernah sekalipun mengajarinya tentang agama, tentang Islam ataupun tentang Yahudi. Seorang tua Muslim sederhana itu tak pernah mengajaknya diskusi masalah agama. Akan tetapi ia tahu bagaimana menuntun hati seorang anak kecil agar terikat dengan akhlak Al-Qur’an.

Kemudian dari kesaksian Dr. Shafwat Hijazi (salah seorang dai kondang Mesir) yang suatu saat pernah mengikuti sebuah seminar di London dalam membahas problematika Darfur serta solusi penanganan dari kristenisasi, beliau berjumpa dengan salah satu pimpinan suku Zolo. Saat ditanya apakah ia memeluk Islam melalui Jadullah Al-Qur’ani?, ia menjawab; tidak! namun ia memeluk Islam melalui orang yang diislamkan oleh Jadullah Al-Qur’ani.

Subhanallah, akan ada berapa banyak lagi orang yang akan masuk Islam melalui orang-orang yang diislamkan oleh Jadullah Al-Qur’ani. Dan Jadullah Al-Qur’ani sendiri memeluk Islam melalui tangan seorang muslim tua berkebangsaan Turki yang tidak berpendidikan tinggi, namun memiliki akhlak yang jauh dan jauh lebih luhur dan suci.

Begitulah hikayat tentang Jadullah Al-Qur’ani, kisah ini merupakan kisah nyata yang penulis dapatkan kemudian penulis terjemahkan dari catatan Almarhum Syeikh Imad Iffat yang dijuluki sebagai “Syaikh Kaum Revolusioner Mesir”. Beliau adalah seorang ulama Al-Azhar dan anggota Lembaga Fatwa Mesir yang ditembak syahid dalam sebuah insiden di Kairo pada hari Jumat, 16 Desember 2011 silam.

Kisah nyata ini layak untuk kita renungi bersama di masa-masa penuh fitnah seperti ini. Di saat banyak orang yang sudah tidak mengindahkan lagi cara dakwah Qur’ani. Mudah mengkafirkan, fasih mencaci, mengklaim sesat, menyatakan bid’ah, melaknat, memfitnah, padahal mereka adalah sesama muslim.

Dulu da’i-da’i kita telah berjuang mati-matian menyebarkan Tauhid dan mengislamkan orang-orang kafir, namun kenapa sekarang orang yang sudah Islam malah justru dikafir-kafirkan dan dituduh syirik? Bukankah kita hanya diwajibkan menghukumi sesuatu dari yang tampak saja? Sedangkan masalah batin biarkan Allah yang menghukumi nanti. Kita sama sekali tidak diperintahkan untuk membelah dada setiap manusia agar mengetahui kadar iman yang dimiliki setiap orang.

Bayangkan, Fir’aun yang jelas-jelas kafir laknatullah, namun saat dakwah dengan orang seperti ia pun harus tetap dengan kata-kata yang lemah lembut, tanpa menyebut dia Kafir Laknatullah! Lalu apakah kita yang hidup di dunia sekarang ini ada yang lebih Islam dari Nabi Musa dan Nabi Harun? Atau adakah orang yang saat ini lebih kafir dari Fir’aun, di mana Al-Qur’an pun merekam kekafirannya hingga kini?

Lantas alasan apa bagi kita untuk tidak menggunakan dahwah dengan metode Al-Qur’an? Yaitu dengan Hikmah, Nasehat yang baik, dan Diskusi menggunakan argumen yang kuat namun tetap sopan dan santun?

Maka dalam dakwah yang perlu kita perhatikan adalah bagaimana cara kita agar mudah menyampaikan kebenaran Islam ini.

Oleh karenanya, jika sekarang kita dapati ada orang yang kafir, bisa jadi di akhir hayatnya Allah akan memberi hidayah kepadanya sehingga ia masuk Islam.

Bukankah Umar bin Khattab dulu juga pernah memusuhi Rasulullah? Namun Allah berkehendak lain, sehingga Umar pun mendapat hidayah dan akhirnya memeluk Islam. Lalu jika sekarang ada orang muslim, bisa jadi di akhir hayatnya Allah mencabut hidayah darinya sehingga ia mati dalam keadaan kafir.

Karena sesungguhnya dosa pertama yang dilakukan iblis adalah sombong dan angkuh serta merasa diri sendiri paling suci sehingga tak mau menerima kebenaran Allah dengan sujud hormat kepada nabi Adam. Oleh karena itu, bisa jadi Allah mencabut hidayah dari seorang muslim yang tinggi hati lalu memberikannya kepada seorang kafir yang rendah hati. Segalanya tiada yang mustahil bagi Allah.


Olimpade tak Pernah Digelar di Negara Muslim


Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan heran, mengapa negara yang berpenduduk mayoritas muslim tidak pernah menjadi tuan rumah Olimpiade. Keheranan itu disampaikan Erdogan usai menonton tim bola basket wanita Turki mengalahkan Angola 72-50 di laga perdana Olimpiade London 2012, Ahad (29/7) waktu setempat.

"Tidak ada negara dengan mayoritas penduduk Muslim yang pernah menjadi tuan rumah Olimpiade," sebut Erdogan di London. "Orang akan bertanya apa yang hilang di negara-negara muslim?"

Erdogan yang datang bersama istrinya, Emine Erdogan dan putrinya, Sümeyye Erdogan sedang berupaya mempromosikan Istanbul menjadi tuan rumah Olimpiade 2020. Bahkan dikabarkan, sebelum upara pembukaan Olimpiade 2012, Erdogan menemui kepala Komite Olimpiade Internasional (IOC), Jacques Rogge pada 27 Juli lalu.

"Itu adalah pertemuan yang baik, keputusan akan dibuat Rogge dan ketua Olimpiade berikutnya akan mengikuti persiapan dari kota tuan rumah," terang Erdogan.

Bulan lalu, IOC memang memilih Istanbul, Tokyo dan Madrid menjadi kandidat tuan rumah Olimpiade 2020. Namun, tuan rumah Olimpiade 2020 dan Praolimpiade baru diumumkan 7 September 2013 mendatang.

Tak hanya menyodorkan diri sebagai tuan rumah Olimpiade. Negeri 'dua benua' itu juga menawarkan diri sebagai tuan rumah Piala Eropa 2020. Namun, IOC dan Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) sepakat jika, Turki tak bisa menjadi tuan rumah pada dua kejuaraan berbeda di tahun yang sama.

"Istanbul adalah kota di mana Eropa dan Asia bertemu, sebuah persimpangan peradaban yang berbeda," sebut Erdogan.

"Semua negara Eropa menderita kesulitan ekonomi, tetapi Turki adalah di tempat yang berbeda. Kami tidak memiliki kelemahan ekonomi untuk menjadi tuan rumah Olimpiade."

Erdogan secara tersirat juga menyindir Kota Madrid yang kembali mengajukan diri sebagai tuan rumah Olimpiade. "Ini adalah ketiga kalinya untuk London, Madrid sudah dua kali," ujarnya mengakhiri.

Olimpiade 2012 Pameran Simbol-simbol Dajjal


Olimpiade London 2012 bisa dibilang sebagai sebuah teori konspirasi terbesar di ajang olahraga internasional. Pasalnya, Olimpiade musim panas tahun ini bertabur simbol-simbol Dajjal yang selalu dipamerkan para penyembah Lucifer dan pasukan Dajjal, Illuminati atau Kabbalist.

Keberadaan pasukan Dajjal di belakang Olimpiade London 2012 membuat besar kemungkinan Operation False Flag seperti kasus 11 September 2001. Dan pembukaan Olimpiade London 2012 yang digelar Sabtu (28/7) boleh jadi adalah puncak upacara 'penyambutan' Dajjal oleh para pasukannya, lantaran banyaknya simbol-simbol Zionisme, Iluminati, Satanisme, dan 'si Mata Satu' yang dipamerkan.



Anda tak percaya? oke kita telisik satu persatu.

Kita mulai dari logo dan lambang Olimpiade London 2012. Coba perhatian tulisan '2012'. Jika diutak-atik, tulisan tersebut tidak utuh '2012' yang menandakan tahun berlangsungnya Olimpiade London, tapi jika diperhatikan seksama dan disusun bakal menjadi tulisan 'ZION'. Tanda titik di antara angka-angka tersebut semakin memperjelas, titik tersebut adalah titik untuk huruf 'i' pada kata 'zion'.

Simbol Iluminati tidak hanya itu. Contoh terbesar dan ternyata adalah dua maskot Olimpiade London 2012, Wenlock dan Mandeville yang memiliki mata satu, simbol utama Dajjal. Uniknya, jika nama kedua maskot itu dipenggal, bakal menghasilkan; 'Wenlock = we unlock' (kami membebaskan), dan 'Mandeville = man devil' (Iblis dari kalangan manusia) yang jika diartikan bakal bermuara kepada Ad-Dajjal. So, bila kedua nama maskot disatukan bakal menjadi 'Kami Membebaskan Dajjal'.

Dalam sebuah hadits Tamim Ad-Dari disebutkan, Dajjal berada di sebuah pulau dalam keadaan terbelanggu tangan dan kakinya. Ia menunggu untuk dilepaskan. Dan uniknya, menurut Syaikh Imran Hossein, pulau yang dimaksud adalah Inggris.

Namun, panitia Olimpiade London 2012 berkilah, Wenlock dan Mandeville tidak ada hubungannya dengan simbol Dajjal. Menurut mereka, kedua maskot itu melambangkan dua daerah yang berada di Inggris, yaitu Shropshire dan Buckinghamshire. Kata 'Wenlock' diambil dari nama kota 'Much Wenlock' di Shropshire, dan kata 'Mandeville' diambil dari nama 'Stoke Mandevill', yang merupakan sebuah desa di Buckinghamshire.

Panitia Olimpiade London 2012 menjelaskan, Wenlock memakai cincin Olimpiade dalam bentuk gelang persahabatan, dan kepalanya terbentuk dalam bentuk podium medali. Mandeville adalah kepala berbentuk seperti helm sepeda balap. Masing-masing maskot memiliki satu mata di tengah-tengah wajahnya, yang diklaim sebagai sebuah lensa kamera yang akan menangkap pengalaman mereka dalam perjalanan ke 2012.

Nama Wenlock juga bisa diartikan dalam bahasa Irlandia yang berarti 'Biara Suci' (Holy Monastery) yang biasanya digunakan untuk penamaan anak laki-laki. Sementara Mandeville mengandung arti 'Kota Besar'. Sehingga jika nama kedua maskot itu digabungkan bakal menjadi 'Anak Laki-laki dari Biara Suci di Kota Besar'. Londonkah kota besar yang dimaksud?

Namun, yang jelas, simbol, logo dan maskot tersebut dipamerkan pada upacara pembukaan Olimpiade London 2012, Sabtu (28/7) dini hari WIB yang menjadi ajang pamer simbol 'si Mata Satu'


sumber

Simbol Dajjal Kuasai Pembukaan Olimpiade 2012


Bagi para penikmat teori konspirasi, kemeriahan upacara pembukaan Olimpiade London 2012 yang berlangsung Jumat (27/7) malam waktu setempat, bisa dibilang sebagai ajang pamer lambang Zionisme, Iluminate, Satanisme. Bagaimana tidak, simbol-simbol Dajjal bertebaran dalam upacara yang berlangsung selama tiga jam tersebut.

Apakah Anda perhatikan bentuk Olympic Stadium, tempat berlangsungnya upacara pembukaan tersebut. Di atas podium stadiun tersebut ada lampu berbentuk piramida. Menariknya, posisi lampunya adalah di segitiga kecil di puncak piramida tersebut. Lambang ini sudah ada di uang satu dollar AS yang sejak lama dipercaya sebagai piramida terpenggal atau unfinish pyramid dimana di atas piramid tak sempurna itu terdapat 'Eye of Horus' atau mata Dajjal yang selalu memperhatikan.

Upacara itu juga menyajikan tarian yang melibatkan ribuan penari. Uniknya, tarian tersebut mirip dengan tarian Dewa Ra atau Dewa Matahari, Tuhannya kaum pagan. Dan di tengah-tengah adegan menari, ada adegan dimana dua pemuda dan pemudi yang sedang dimabuk cinta, dan tanpa malu-malu mereka berciuman yang disambut sorakan para penari lainnya. Adegan ini dinilai sebagai provokasi penghalalan 'seks bebas'.

Tak hanya tarian dan siluet Dewa Ra yang dipamerkan, upacara itu juga didominasi warna biru (warna yang identik dengan kaum Liberal). Selain itu ada juga bukit buatan 'mageddon' atau bisa disebut sebagai bukit armagedon (perang akhir zaman).

Dan ini yang menarik, keberadaan Pohon Ghorqod, pohon yang dikenal sebagai 'Pohon Yahudi', di tengah-tengah lapangan stadion. Pohon yang memiliki nama latin Nitraria Retusa itu dipercaya bangsa Yahudi bakal menyelamatkan mereka dari kejaran kaum muslim di perang akhir zaman. Pasalnya, dalam satu riwayat diterangkan, ketika perang akhir zaman (armagedon), umat Yahudi tidak memiliki tempat bersembunyi, kecuali di balik Pohon Ghorqod.

Bukit Armagedon dan Pohon Ghorqod disempurnakan ketika Api Kaldron dinyalakan di tengah-tengah stadion, kali pertama sepanjang perhelatan Olimpiade, Api Kaldron dinyalakan di tengah lapangan stadion, bukan di pinggir lapangan stadion. Lambang piramida kembali muncul pada obor Olimpiade yang memang berbentuk segitiga. Anehnya, penyulut obor dimulai 55 hari di Stonehenge, tempat ritual kaum pagan.

Jika diperhatikan dari udara, api tersebut bakal melambangkan mata horus atau mata Dewa Ra. Dan bila ditelisik lebih jauh, pidato pembukaan di atas bukit Mageddon menandakan, 'seolah-olah' akan ada 'pemimpin bijak' untuk kaum Yahudi yang bicara dari bukit itu kelak. Siapa lagi jika bukan Dajjal.

Uniknya, entah sengaja atau tidak, upacara pembukaan tersebut berakhir Sabtu (28/7) tepat pukul 00.00 waktu London. Sabtu atau Sabath adalah hari suci bagi umat Yahudi.

Pembukaan itu pun menjadi panggung sebagai kaum konspirasi menyiapkan 'The New World Order' (tatanan dunia baru) dimana kaum Yahudi ingin menjadikan kaum di luar bangsa Yahudi sebagai budak. Wallahu A'lam Bishawab.


sumber

Sabtu, 04 Agustus 2012

Motivasi : 6 Kunci Memiliki Winning Team.

Kita memerlukan cara untuk membuat SDM kita menjadi dahsyat, nah itu adalah rahasia dari 6 kunci Winning Team. SDM dalam suatu perusahaan merupakan team yang sangat berpengaruh dalam suatu perusahaan, dan merupakan tonggak perusahaan sehingga sangatmempengaruhi perkembangan perusahaan ke depannya.

Dalam artikel ini, saya akan menceritakan cara-caranya untuk membuat winning team yang telah terbukti oleh perusahaan-perusahaan di dunia. Semoga bermanfaat

Enam kunci Winning Team, supaya tim kita dahsyat luar biasa. Perusahaan ada orangnya, kecuali jika Anda menggunakan 100% teknologi.

Berikut ini 6 kunci untuk mencapai winning team :
  1. Kita harus punya Strong Leadership. Pimpinan harus bisa mengatur lalu dia punya drive kuat dan tidak semua orang punya bakat seperti ini bisa di didik. Ada orang punya perusahaan tahun 2005 mendapatkan penghargaan sebagai perusahaan nomor tujuh pertumbuhan terbesar di dunia. 3600 persen sekian. Ali Baba kalah, Deiwu kalah, semua kalah, dia nomor tujuh.
    Partner saya dia punya Event Organiser, punya properti, hotel, WAH!! banyak sekali, dia bilang karyawannya cuma dua. WHAT!! Saya tahu karyawannya banyak tapi dia mengaku cuma dua.Karyawan yang di nomor tujuh besar satu orang pimpinannya, yang di EO satu orang pimpinannya.
    Kalau ada apa dia tidak mencampuri, tapi selalu melalui pimpinannya. Strong Leadership, Anda cari orang yang ceritanya bisa di percaya, yang mempunyai visi lebih dan bisa mengkomunikasikan. Dan dia orang yang peka. Setiap kita bicara selesai, kalau kita bicara dia selesai. Saya ingin setiap detail perusahaan itu harus selalu diperhatikan.

  1. Mempunyai goal yang sama. Anda harus punya goal. Celakanya banyak perusahaan tidak mempunyai goal. Beri goal, target saya ini, omset saya ini, saya harus dapat ini, Anda harus kasih goal. Saya selalu mempunyai goal, saya ingin jadi toko buku yang terbesar, saya ingin omset sekian, saya ingin naik sekian persen minimal, kehilangannya kurang dari sekian.Dan saya punya goal yang sama. setuju!!.. setuju!! . mari kita kejar goal Anda.


  1. Mempunyai keyakinan yang sama untuk mencapai ini harus pakai cara bagaimana??Ini butuh training budaya. Terus di biasakan mulai dari atas dan terus training-training sampai akhirnya mereka mempunyai keyakinan yang sama.

  1. Harus punya action plan, kamu hubungi ini, kamu rekrut, ini ada rencana kerjanya.


  1. Punya monitoring sistem, produktivitas terkait dengan penghasilan. Kalau dia action begini hasilnya begini, berikutnya, ada pelatihanakan ada skill-skill untuk keterampilan, motivasi dan budaya perusahaan.

  1. Budaya sampai jadi budaya, misal karyawan yang dahsyat. Dia sudah mendarah daging dia tidak hanya termotivasi saja, bahkan dia mati demi perusahaannya pun mau. Dia bilang karyawan dia harus menjadi ”Martir” demi perusahaan kalau Anda bisa membuat karyawan Anda jadi ”Martir” pasti perusahaan Anda akan meledak DAHSYAT!!
Semoga bermanfaat,


Tung Desem Waringin